Додому Berita dan Artikel Terbaru “Mode Pembersihan” Otak Dimulai Saat Anda Kurang Tidur

“Mode Pembersihan” Otak Dimulai Saat Anda Kurang Tidur

“Mode Pembersihan” Otak Dimulai Saat Anda Kurang Tidur

Penelitian baru mengungkapkan bahwa ketika Anda melewatkan tidur, otak Anda tidak hanya merasa lelah—tetapi secara aktif mencoba mengimbanginya dengan memasuki kondisi yang mirip dengan istirahat nyenyak, bahkan saat terjaga. Fenomena ini, yang diamati dalam pemindaian otak, menunjukkan bahwa otak memprioritaskan “proses pembersihan” di malam hari bahkan saat Anda tidak memprioritaskan tidur.

Temuan Studi

Para peneliti memindai otak 26 peserta setelah tidur malam penuh dan setelah kurang tidur. Saat lelah, peserta menunjukkan penurunan perhatian dan peningkatan aliran cairan serebrospinal—bagian penting dari sistem pembuangan limbah alami otak. Hal ini menunjukkan bahwa otak berupaya untuk “mengejar” pembersihan penting ketika tidak tidur.

Selama kehilangan fokus ini, tubuh peserta juga menunjukkan tanda-tanda relaksasi fisiologis: pupil menyempit, detak jantung lebih lambat, dan pernapasan berkurang. Ini menunjukkan otak tidak hanya berjuang; ini secara aktif beralih ke mode restoratif.

Mengapa Ini Penting?

Kurang tidur tidak hanya membuat Anda lelah; itu memaksa otak Anda melakukan pekerjaan yang tidak efisien. Otak Anda sangat aktif, terus-menerus memproduksi limbah yang perlu dibersihkan agar berfungsi optimal dan kesehatan jangka panjang. Melewatkan tidur berarti menunda proses penting ini, yang oleh para ahli dikaitkan dengan penurunan kognitif dan bahkan demensia.

“Kegagalan pembersihan yang efektif dianggap sebagai mekanisme hilir demensia,” jelas ahli saraf W. Christopher Winter, MD. Efek jangka pendeknya meliputi perubahan suasana hati, gangguan memori, dan bahkan peningkatan ketegangan kardiovaskular.

Respon Tubuh

Dokter pengobatan tidur Clifford Segil, DO, setuju bahwa “mode pembersihan” di siang hari adalah upaya otak untuk mengganti waktu tidur yang hilang. Ini bukanlah solusi ideal, karena otak menggunakan kortisol agar tetap terjaga, yang berdampak negatif pada gula darah dan kesehatan jantung.

Intinya

Memprioritaskan tidur yang konsisten bukan hanya tentang perasaan istirahat; ini tentang memastikan otak Anda memiliki waktu yang dibutuhkan untuk berfungsi sebaik-baiknya. Mempertahankan jadwal tidur yang teratur sangat penting untuk kesejahteraan fisik dan kognitif. Otak tidak akan menunggu kenyamanan Anda; ia akan mencoba membersihkan dirinya sendiri kapan dan bagaimana caranya, meskipun itu berarti memaksakan kondisi istirahat singkat selama Anda terjaga.

Exit mobile version