Aktor Samara Weaving, yang dikenal karena perannya yang intens dalam film seperti Ready or Not, menyeimbangkan pekerjaan yang menuntut fisik dengan perawatan diri yang ketat. Saat ia bersiap menjadi ibu, Weaving berbagi wawasan tentang metode pemulihannya setelah syuting adegan penuh aksi dan bagaimana ia menyesuaikan rutinitas kesehatannya selama kehamilan.
Pemulihan di Lokasi: Garam Epsom dan Hari Spa
Weaving mengakui bahwa peran yang penuh aksi berdampak buruk pada tubuhnya. Untuk mengatasi hal ini, ia mengandalkan strategi sederhana namun efektif: mandi garam Epsom dalam waktu lama (hingga satu jam) dan memanjakan diri segera setelah pemotretan.
“Film apa pun yang membutuhkan aksi—dan Siap atau Tidak itu banyak—saya akan mandi Epsom selama satu jam. Saya pikir itulah yang membuat saya bertahan.”
Aktor ini juga menikmati perawatan restoratif seperti manikur dan pedikur setelah peran yang memerlukan penampilan yang sengaja tidak terawat. Untuk Siap atau Tidak, karakternya harus menggunakan kuku yang jelek, menjadikan kunjungan spa pasca-pemotretan sebagai hadiah yang sangat memuaskan.
Kesehatan Kehamilan: Mengutamakan Pijat
Kini sedang mengandung anak pertamanya, Weaving menyesuaikan rutinitas kesehatannya untuk mengakomodasi tuntutan fisik kehamilan. Pijat mingguan sekarang menjadi hal yang penting, mengingat rasa sakit dan nyeri yang terus-menerus datang saat menggendong bayi.
“Saya dipijat setiap minggu, terutama saat ini, karena saya sedang mengandung bayi tua yang besar, dan semuanya terasa sakit sepanjang waktu… Jika saya tidak hamil, tidak sebanyak itu, tetapi sebanyak yang saya bisa.”
Aktor tersebut menekankan bahwa meskipun dia biasanya tidak sering dipijat, kehamilan membuat hal tersebut tidak dapat dinegosiasikan untuk kesehatan fisiknya.
Menyeimbangkan Tindakan dan Perawatan Diri
Pendekatan Weaving menyoroti tantangan umum bagi para pelaku yang memiliki peran yang intens secara fisik: kebutuhan untuk memprioritaskan pemulihan dibandingkan kinerja itu sendiri. Metodenya—mulai dari garam Epsom, perawatan spa, hingga pijat mingguan—menunjukkan komitmennya untuk mempertahankan tubuhnya melalui proyek-proyek yang menuntut dan sekarang, melalui kehamilan.
Kesediaan sang aktor untuk mendiskusikan rutinitas kesehatannya secara terbuka menggarisbawahi pentingnya perawatan diri, terutama bagi mereka yang profesinya membutuhkan ketahanan fisik.
