Apakah Minum Air Es Benar-Benar Membakar Kalori?

8

Itu adalah pertanyaan yang muncul di setiap forum kesehatan dan ruang ganti gym. Jika Anda mencoba menurunkan berat badan, idenya terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Hanya menyesap air es dan melihat lemaknya mencair? Dengan baik. Memang benar, tetapi matematika juga sangat rumit.

Jika Anda bertanya apakah tubuh Anda membakar energi untuk menghangatkan cairan beku tersebut hingga mencapai suhu tubuh, jawabannya adalah ya. Tubuhmu adalah tungku. Ia tidak menyukai sampah. Namun jika Anda bertanya apakah menenggak galon air dingin akan menggantikan keanggotaan gym atau salad Anda, jawabannya adalah tidak. Jumlahnya kecil.

Perangkap Kalori yang Peka Huruf Besar-kecil

Pertama, mari kita selesaikan kebingungan yang melanda hampir semua orang. Ada perbedaan antara kalori dan Kalori.

Kalori huruf kecil adalah satuan ilmiah. Ini adalah energi yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu satu gram air sebesar satu derajat Celcius. Satuan kecil. Sejumlah kecil energi.

Kalori dengan huruf kapital C adalah apa yang Anda lihat pada label makanan. Ini sebenarnya adalah kilokalori. Dibutuhkan satu Kalori untuk menaikkan suhu satu kilogram air sebesar satu derajat Celcius.

Jadi saat Anda meminum sekaleng cola 140 kalori, Anda mengonsumsi 140.000 kalori huruf kecil. Saat Anda jogging sejauh satu mil dan membakar 100 Kalori, Anda membakar 100.000 kalori huruf kecil. Konversinya konsisten. Perbedaan ini penting karena menentukan skala dampak air es terhadap total harian Anda.

Matematika Air Dingin

Tubuh Anda tahu berapa suhu tubuh. Bagi kebanyakan orang dewasa, suhunya kira-kira 37 derajat Celcius. Air es? Biasanya sekitar nol derajat Celcius.

Saat Anda meminum air itu, tubuh Anda harus memanaskannya. Ia menggunakan energi untuk melakukan termoregulasi ini. Kecuali jika urin Anda membeku saat Anda pergi ke kamar mandi, tubuh Anda telah berhasil menghangatkan cairan tersebut. Energi dikeluarkan. Kalori dibakar. Tapi berapa banyak?

Mari kita lihat segelas air seberat 16 ons. Itu sekitar 0,5 liter.

  • Volume: 16 ons sama dengan sekitar 473,18 gram air.
  • Delta Suhu: Menaikkan air dari 0°C ke 37°C memerlukan pemanasan 37 derajat.
  • Biaya Energi: 1 kalori per gram per derajat.

Perhitungannya memberi kita 17.508 kalori huruf kecil. Tapi ingat, itu bukanlah “diet” kalorinya. Bagilah dengan 1.000, dan Anda mendapatkan 17,5 Kalori.

Dalam konteks asupan harian standar 2.000 Kalori, 17,5 adalah kesalahan pembulatan. Hal ini dapat diabaikan. Anda bisa makan satu gigitan apel dan membakar lebih banyak energi daripada segelas air yang diberikan manfaat termogenik.

Efek Kumulatif

Di sinilah argumen tersebut memperoleh daya tarik. Anda tidak hanya minum satu gelas saja. Anda minum sepanjang hari.

Saran lama adalah delapan gelas 8 ons sehari sama dengan total 64 ons. Itu kira-kira 1,892 gram air. Jika setiap tetes dimulai pada suhu beku dan berakhir pada suhu tubuh, tubuh Anda membakar sekitar 70.030 kalori huruf kecil.

Itu berarti 70 Kalori.

Tujuh puluh.

Bukan 7.000. Bukan 700. Tujuh puluh.

Selama setahun, jumlah itu bertambah. Ini adalah kebocoran kecil yang terus-menerus dalam wadah energi. Hanya menyebabkan penurunan berat badan saja tidak cukup. Anda tidak bisa menghindari pola makan yang buruk. Tapi itu bukan nol. Ini adalah pengeluaran energi nyata. Tubuhlah yang bekerja untuk membuat Anda tetap hidup dan hangat.

Realitas Praktis

Haruskah Anda mengandalkan air es untuk menurunkan berat badan? Tidak. Ini tidak efisien. Itu menjengkelkan. Ini bisa memicu sakit kepala atau ketidaknyamanan pencernaan jika Anda meminumnya terlalu cepat.

Tapi haruskah Anda minum air dingin daripada air hangat? Ya. Jika Anda sudah meminum airnya, membuatnya lebih dingin akan meningkatkan beban panas pada tubuh Anda. Ini adalah optimasi kecil. Sebuah tuas kecil untuk menarik sistem yang kompleks.

Kemenangan yang lebih besar datang dari air itu sendiri. Tetap terhidrasi mendukung metabolisme. Ini membantu ginjal Anda menyaring limbah. Itu membuat sel-sel Anda tetap berfungsi. Entah air tersebut mengepul panas atau sedingin es, meminumnya lebih baik daripada tidak meminumnya sama sekali.

Bonus air esnya cuma icing on the cake. Lapisan tipis. Tapi itu ada di sana.

“Meskipun Anda tidak boleh bergantung pada konsumsi air es untuk menggantikan olahraga atau diet sehat, minum air dingin daripada air hangat sebenarnya membakar kalori ekstra!”

Ini adalah detail yang bagus untuk diketahui. Fakta menyenangkan untuk Anda lain kali